Langit Sore
Saat yang lain mencintai Hujan, Laut, Gunung, aku lebih mencintai Langit Sore
Tidakkah dia indah?
Jika dia wanita, kemudian kusebut dia Ratu
Jika dia Pria, kemudian kusebut dia Raja
Tidakkah dia bijaksana?
Sadar dia hanya persinggahan
Dimana siang dan malam bercumbu sesaat
Dia tetap indah kemudian
Tidakkah dia setia?
Tetap jadi persinggahan
Warna merah jingganya, kuning keemasannya
Tetap indah kemudian
Sayangnya hatiku bukan Langit Sore
Aku tak indah, tak bijaksana, tak kujamin pula aku setia
Tetapi aku adalah teman yang baik
Menemanimu, untuk melihat dan belajar tentang hidup dari Langit Sore
Saat yang lain mencintai Hujan, Laut, Gunung, aku lebih mencintai Langit Sore
Tidakkah dia indah?
Jika dia wanita, kemudian kusebut dia Ratu
Jika dia Pria, kemudian kusebut dia Raja
Tidakkah dia bijaksana?
Sadar dia hanya persinggahan
Dimana siang dan malam bercumbu sesaat
Dia tetap indah kemudian
Tidakkah dia setia?
Tetap jadi persinggahan
Warna merah jingganya, kuning keemasannya
Tetap indah kemudian
Sayangnya hatiku bukan Langit Sore
Aku tak indah, tak bijaksana, tak kujamin pula aku setia
Tetapi aku adalah teman yang baik
Menemanimu, untuk melihat dan belajar tentang hidup dari Langit Sore

Komentar
Posting Komentar